Menelisik Lebih Dalam Keputihan Pada Ibu Hamil

Para wanita pasti tidak asing dengan istilah keputihan. Keputihan adalah masalah yang terjadi pada organ intim wanita. Ada banyak sekali hal yang bisa mengakibatkan keputihan salah satunya adalah organ kewanitaan yang tidak bersih. Sekarang ini banyak ibu hamil yang mengeluh mengalami keputihan. Bagi ibu hamil keputihan adalah hal yang sangat berbahaya karena bisa memicu banyak efek buruk. Untuk mengerti keputihan pada ibu hamil lebih dalam bacalah uraian berikut.

Penyebab Keputihan Pada Ibu Hamil 

Ada banyak sekali penyebab keputihan pada ibu hamil. Penyebab yang utama adalah karena organ intim yang tidak bersih. Organ intim yang tidak bersih bisa memicu banyak bakteri masuk. Apabila bakteri masuk akan membuat keputihan datang. Ibu hamil harus membersihkan organ intim secara rutin.

Membersihkan organ intim tidak harus menggunakan bahan buatan pabrik. Ibu hamil cukup menggunakan air bersih untuk membersihkan organ intim. Jika organ intim ibu hamil benar-benar bersih akan membuat keputihan tidak bisa datang.



Penyebab lain keputihan adalah bakteri gardnella. Jenis bakteri yang satu ini memang menjadi salah satu penyebab keputihan. Jika bakteri ini menyerang maka rasa gatal akan muncul pada organ intim. Rasa yang tidak nyaman akan muncul jika cairan yang dikeluarkan sudah terlalu banyak. Selain bakteri ada penyebab lain yang bisa mengakibatkan keputihan seperti parasit trichomonas vaginalitas. Parasit ini bisa menyerang dengan berbagai macam cara seperti lewat air yang digunakan mandi oleh ibu hamil.

Jenis-Jenis Keputihan Pada Ibu Hamil 

Umumnya ada 2 jenis keputihan yang umum dirasakan ibu hamil. Jenis yang pertama adalah keputihan fisiologis. Banyak pakar yang menyebutkan jika jenis keputihan yang satu ini tidak berbahaya. Itu karena keputihan jenis ini diakibatkan oleh adanya cairan yang berlebih pada rahim. Jenis keputihan ini juga tidak bertahan lama. Salah satu ciri keputihan fisiologis adalah cairan yang keluar memiliki warna yang bening. Selain itu tidak ada bau pada cairan yang dikeluarkan. Apabila ibu hamil merasakan keputihan jenis ini maka tidak boleh khawatir karena jenis keputihan ini tidak berbahaya.

Jenis keputihan yang kedua adalah patologis. Ibu hamil harus waspada dengan keputihan ini. Itu karena jenis keputihan dapat dimasukkan dalam gangguan kehamilan. Janin yang ada dalam kandungan bisa meninggal jika keputihan ini tidak segera diatasi. Ciri utama keputihan patologis adalah cairan yang kental dan memiliki bau yang tidak sedap. Selain itu cairan yang dikeluarkan sangat banyak dan akan mengganggu aktifitas ibu hamil. Selain janin meninggal akibat lain yang bisa ditimbulkan adalah bayi menjadi terkena infeksi ataupun lahir secara prematur.



Langkah Yang Harus Diambil Jika Ibu Hamil Terkena Keputihan

Jika seorang ibu hamil sudah terserang keputihan lebih baik ibu hamil tersebut langsung berkonsultasi dengan dokter. Cara yang satu ini merupakan cara yang paling jitu karena dokter memang lebih mengerti langkah apa yang paling aman untuk dilakukan. Apabila ibu hamil sudah berkonsultasi dengan dokter maka lakukan saran yang telah dokter berikan.

Ibu hamil harusnya sudah menyadari jika menjaga kebersihan organ intim adalah hal yang sangat penting. Membersihkan organ intim adalah kegiatan yang rutin harus dilakukan. Apabila terjadi masalah pada organ intim ibu hamil tidak boleh ragu untuk berkonsultasi dengan orang yang sudah berpengalaman. Semoga informasi ini memberikan tambahan wawasan untuk Anda.

Menelisik Lebih Dalam Keputihan Pada Ibu Hamil